Serial Port

Komputer dilengkapi dengan port komunikasi yang bisa dimanfaatkan untuk berkomunikasi dengan peralatan/perangkat elektronik yang lain. Salah satu port komunikasi yang tersedia adalah port serial. Port serial biasa digunakan untuk komunikasi dengan modem atau dengan alat yang lain untuk transfer data atau untuk kendali. Port serial pada komputer menempati alamat 3F8 untuk COM1 dan 2F8 utuk COM2. Pada umumnya, port serial padakomputer menggunakan 2 macam konektor yaitu jenis DB-25 atau DB-9, tetapi saat ini yang banyak dipakai adalah jenis DB-9. Konektor jenis DB-9 adalah konektor yang terdiri dari 9 pin. Adapun konfigurasi pinnya adalah sebagai berikut :

1.Pin 1 = DCD (Data Carrier Detect)

2.Pin2 = RD (Receive Data)

3.Pin3 = TD (Transmit Data)

4.Pin4 = DTR (Data Terminal Ready)

5.Pin5 = SG (Signal Ground)

6.Pin6 = DSR (Data Set Ready)

7.Pin7 = RTS (Request To Send)

8.Pin8 = CTS (Clear To Send)

9.Pin9 = Ring (Ring Indicator)

Di dalam komunikasi serial ada beberapa parameter yang perlu diatur agar komunikasi bisa berjalan dengan baik. Parameter- parameter tersebut adalah sebagai berikut:

1. Baud rate (laju data)

Baud rate menyatakan laju transfer data serial yang digunakan. Baud rate pada komputer atau program yang dibuat harus diatur sesuai dengan alat yang digunakan. Apabila baud rate tidak diatur dengan benar maka komunikasi tidak bisa berjalan atau terjadi kehilangan data. Baud rate yang biasa digunakan adalah 300, 600, 1200, 2400, 4800, 9600, 19200 sampai dengan 115200.

2. Parity (paritas)

Parity menyatakan apakah ada paritas atau tidak di dalam pengiriman data. Parameter ini ada 3 pilihan yaitu even (genap), odd (ganjil) atau none tidak ada).

3. Data length (panjang data)

Data length menyatakan jumlah bit data yang akan dikirimkan dalam komunikasi serial. Biasanya yang dipakai adalah 8 bit.

4. Stop Bit

Stop bit menyatakan jumlah stop bit yang dipakai.

Komunikasi melalui serial port bersifat asinkron (asynchronous), yang artinya sinyal clock tidak dikirim bersama dengan data. Setiap word disinkronkan dengan strart bit, dan sebuah clock internal pada masing-masing komputer.

8N1 yaitu 8 bit data, No parity, dan 1 stop bit. Pada saat tidak digunakan serial port berlogika Mark (logika 1). Jika ada transmisi data maka diawali dengan start bit yang berlogika 0. Berikutnya setiap bit sepanjang word dikirim satu persatu. Pengiriman diawali LSB (Least Significant Bit) diikuti MSB (Most Significant Bit). Untuk mengakhiri transmisi, stop bit berlogika 1 ditambahkan pada akhir paket data Pengiriman data dengan methode tersebut disebut dengan framed, yaitu frame antara start dan stop bit. Jika Stop bit muncul sebagai logika 0, akan muncul framing error. Jika logika 0 muncul lebih lama dari waktu untukmengirim paket data satu word, dan jika line data tidak dikembalikan kelogika 1 maka akhir dari paket yang diterima diartikan sebagai sinyal break.

bahasan berikutnya kita akan coba untuk membaca serial port dengan java dan memanfaatkannya untuk mengirim perintah AT Command…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: